Pencarian

Statistik User
228247
Pengunjung hari ini : 31
Total pengunjung : 61300
Hits hari ini : 88
Pengunjung Online : 3
Sekilas Info
  • - Dengan semangat 1 Muharram 1439 H, Semoga kita semua dapat HIJRAH menuju kehidupan yang lebih baik.

  • - Selamat atas diraihnya kembali Opini WTP dari BPK RI oleh Kab. Pamekasan atas LHP APBD Tahun 2016

  • - sudah dibuka Kantor P4TKI Pamekasan yang lokasinya bersebelahan dengan Disnakertrans Pamekasan

  • - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi beralamat di Jl. Raya Panglegur via Islamic Centre Pamekasan

  • - SO Baru Dinsosnakertrans berubah menjadi Disnakertrans

Diposting oleh : Administrator Kategori: KETENAGA KERJAAN - Dibaca: 7283 kali

2 Desa di Kabupaten Pamekasan masuk dalam Program Desmigratif Kementerian Ketenagakerjaan

Jakarta -- Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri meluncurkan secara resmi Program Desa Migran Produktif (Desmigratif) di 120 desa pada  Senin (11/9/2017). Desmigratif merupakan desa yang sebagian besar penduduknya bekerja di luar negeri, memahami sistem penempatan dan perlindungan tenaga kerja baik di dalam maupun di luar negeri.

"Peluncuran ini bertujuan untuk memantapkan kesamaan persepsi dalam pelaksanaan Program Desmigratif di 60 Kabupaten/Kota dan 120 desa terpilih," kata Menaker Hanif.
 
Peluncuran Program Desmigratif mengusung tema Membangun dan Melindungi Tenaga Kerja Indonesia dari Desa.
Hanif menjelaskan, Program Desmigratif diharapkan dapat menjadi suatu wadah untuk berdiskusi dan saling memberikan gagasan kepada para pemangku kepentingan. 

"Desmigratif merupakan upaya terobosan Kemnaker bekerjasama dengan berbagai Kementerian/Lembaga dan swasta untuk memberdayakan, meningkatkan pelayanan serta memberi perlindungan bagi calon TKI/TKI di desa yang menjadi kantong-kantong TKI," ungkap Hanif.

Hanif memaparkan, ada empat pilar utama yang diusung oleh Program Desmigratif, yaitu  membentuk pusat layanan migrasi, menumbuhkembangkan usaha-usaha produktif TKI dan keluarganya, memfasilitasi pembentukan Rumah Belajar Desmigratif, serta memfasilitasi pembentukan dan mengembangkan Koperasi/Lembaga Keuangan.

"Dengan konsep ini, pemerintah desa diharapkan lebih berperan aktif dalam peningkatan pelayanan penempatan  dan perlindungan calon TKI/TKI," ujar Hanif.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng mengungkapkan, deperlukan sinergi dan kerjasama untuk mensukseskan Program Desmigratif. Dalam hal ini, BI siap mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berasal dari Program Desmigratif melalui sistem pembayaran dan pengembangan yang BI sediakan.

"Pihak kami siap mendukung Desmigratif melalui Less Cash Society, Perluasan Akses Keuangan dan Pengembangan UMKM," ungkap Sugeng. 
Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Dirjen Binapenta dan PKK) Maruli Hasoloan mengatakan pada tahun 2016 Kemnaker sudah melakukan uji coba pelaksanaan Program Desmigratif di dua wilayah.

"Kami sudah melakukan uji coba Program Desmigratif di Wonosobo, Jawa Tengah dan Indramayu, Jawa Barat. Dalam tiga tahun kedepan diharapkan dapat dilaksanakan di 400 desa di seluruh wilayah Indonesia," jelas Maruli.
 
Untuk Provinsi Jawa Timur mendapatkan alokasi Program Desa Migran Produktif (Desmigratif) sebanyak 16 Kabupaten/Kota. Yang mana masing-masing Kabupaten/Kota mendapatkan alokasi sebanyak 2 desa. Termasuk diantaranya Kabupaten Pamekasan yang mendapatkan alokasi Desa Migran Produktif yaitu Desa Pasanggar Kecamatan Pegantenan dan Desa Waru Timur Kecamatan Waru. Dalam acara tersebut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Pamekasan hadir bersama Kepala Desa Pasanggar dan Kepala Desa Waru Timur.
 
Sumber : www.naker.go.id





Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Web Terkait

===============================
===============================
Banner
Polling

    Bagaimana menurut anda pelayanan yang ada di Disnakertrans?

    Kurang
    Biasa Saja
    Bagus
    Sangat Bagus

    Lihat Hasil Poling